DIGITALISASI DAN DUNIA IMAJINATIF: MENGANALISIS TAHAP PRA-OPERASIONAL JEAN PIAGET DI ERA LAYAR
Abstract
Paparan konten digital berbasis layar memengaruhi perkembangan kognitif serta dunia imajinasi anak usia 2–7 tahun pada tahap pra-operasional berdasarkan teori Jean Piaget. Masalah utama yang diteliti adalah interaksi antara karakteristik kognitif anak pada tahap pra-operasional dengan stimulasi layar digital yang semakin intensif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menerapkan metode systematic literature review (SLR) sesuai protokol PRISMA terhadap 47 artikel ilmiah terindeks Scopus, yang diterbitkan antara tahun 2015–2025. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan media digital yang terstruktur dan diiringi pendampingan pedagogis mampu memperkuat perkembangan kemampuan simbolik, bahasa, serta imajinasi anak. Di sisi lain, paparan layar secara pasif dan tidak terawasi berisiko menghambat kemajuan berpikir intuitif, fungsi semiotik, dan interaksi sosial anak. Kesimpulan penelitian menegaskan relevansi teori Piaget sebagai kerangka analisis perkembangan kognitif anak di era digital, walaupun diperlukan adaptasi kontekstual terhadap stimulasi layar kontemporer. Implikasi dari penelitian ini menyoroti urgensi pedoman penggunaan media digital yang selaras dengan tahap perkembangan anak serta pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini yang responsif terhadap dinamika lingkungan digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 sofiah, Besse Mutmainnah, Indo Santalia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The authors of a work hold the copyright and grant Barakkana Gurutta: Journal of Islamic Education the right of first publication. The work is also licensed under the Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), which enables others to share the work while acknowledging the authorship and initial publication in the journal. The authors can make separate contractual agreements for the non-exclusive distribution of the published version of the work, such as by posting it to an institutional repository or editing it for a book, with an acknowledgment of its initial publication in this journal. Authors are allowed and encouraged to post their work online, such as in institutional repositories or on their website, before and during the submission process. This can lead to productive exchanges and greater citation of the published work.








